klik disini untuk dapatkan promosi di blog anda

Kamis, 08 Maret 2012

VCO( VIRGIN COCONUT OIL) ,DAN SABUN TRANSPARAN

Virgin Coconut Oil-adalah minyak kelapa murni yang diproses dengan berbagai metode ,metode tersebut adalah 
  1. Enzimatis
  2. Fermentasi
  3. Pengasaman
  4. Sentrifugasi
  5. Cara Pancingan
Cara pemanasan juga termasuk dalam metode yang sering dipakai karena mudahnya dalam membuat bila menggunakan metode tersebut,semua metode intinya sama dan sama-sama mengambil senyawa-senyawa essensial yang diperlukan bagi tubuh . Minyak virgin ini memiliki senyawa yang baik seperti antivirus,antijamur,antibacteria
VCO sendiri memiliki keistimewaan tersendiri yaitu selain bisa bertahan lebih dari 1 tahu minyak ini berpotensi sekali digunakan sebagai lapangan kewirausahaan bayangkan saja bila dipasar umum telah dijual bebas produk minyak ini dengan membandrol sekitar 1500-2000 untuk tiap mililiternya (benar murni tanpa air) hal ini menjadi sorotan utama bagi kalangan pebisnis selain itu khasiatnya bisa dikatakan sesuai harganya . Bagaimana tidak berpuluh puluh khasiat minyak ini telah menjadi bahan obat mujarab yang paling alalmi dan efektif sehingga orang-orang pun akan tetap mencari obat alami yang satu ini karena tanpa efek samping
VCO sendiri memilki jumlah massa jenis 0,87-0,88 gr/ml lebih kental berarma khas kelapa,bening dengan kadar dan kandungan asam lemak bebas yang sangat minim membuat VCO menjadi salah satu trobosan bagi umat manusia dalam mendayagunakan seumber daya alam sebaik-baiknya dan penuh bijaksana
Manfaat vco
 
- Mengurangi resiko mempunyai penyakit jantung,karena minyak ini mengandung zat yang dibutuhkan dan aman bagi jantung
-Mengurangi kadar lemak yang berlebihan karena minyak yang dimilki VCO tidak jahat atau yang bisa membuat tubuh melebar
-Menambah kekebalan tubuh,terutama dari serangan virus,bacteri dan jamur
-Mengurangi resiko penuaan dini
Mengencangkan kulit
Menumbuhkan rambut dan mengatasi masalah ketombe
-Mampu mencegah terjadinya stroke,
-Memperbaiki saluran pencernaan
-Membunuh cacaing pita dalam tubuh
-Mengurangi dan bisa menghilangkan jerawat
-Menamabah nafsu makan
- Memperbaiki sistem tulang dan gigi
-Meredakan penyakit maag
- Menjadi salep untuk menghilangkan bisul atau penyakit yang berada di bagian luar tubuh
-Menjadi pencegah kanker
-Menjadi suplemen makanan dll
 
Hal ini telah dibuktikan diberbagai kalangan masyarakat dan hasilnya baik bagi tubuh kita
 
PEMANFAATAN VIRGIN COCONUT OIL
Salah satu aplikasi yang bisa dipilih bila berbahan dasar  SABUN TRANSPARAN,dala proses pembuatannya sangat mudah dan benilai jual tinggi dibanding dengan sabun buram yang cenderung berahan dasar dari minyak biasa ,Sabun transparan menjadi sabun hias atau souvenir yang cantik karena daya transparansinya ang baik akan menjadi daya tarik tersendiri .
Pertama tama saya kan menjelaskan apa itu sabun,sabun merupakan hasil reaksi antara asam dalam minyak dengan soda dari proses ini timbul reaksi saponifikasi
SABUN TRANSPARAN merupakan sabun yang sengaja dibuat bening dengan memperhatikan komposisi penyusun  seperti ethanol,gula dan glyserin.
Komposisi inilah yang menjadi kunci utama agar tercapainya transparansi suatu sabun yaitu agar sabun bening hendaknya proses pendinginannya harus cepat jangan lambat hal ini bertujuan untuk mengurangi timbulnya fiber putih seperti yang dimilki sabun keruh atau busam
 SABUN TRANSPARAN
Pengrajin berusaha untuk mendapatkan sabun yang translusen, jernih, bening dari pada sabun yang buram atau opaque. Diketahui bahwa sabun opaque bila dicampur dengan alkohol dalam kondisi tertentu akan menjadi transparan. Juga diketahui bahwa sabun transparan dapat dibuat menjadi opaque dengan memanaskannya dan kemudian didinginkan perlahan – lahan. Masih dalam kondisi tertentu sabun transparan dapat dilelehkan dan didinginkan cepat untuk menahan transparansinya. Dua kasus yang terakhir menunjukkkan bahwa laju pendinginan mempengaruhi transparansi sabun. Pada kondisi ultra mikroskopi terlihat bahwa sabun sodium umumnya opaque mengandung fiber putih yang mempunyai panjang bervariasi. Kondisi ideal untuk membuat fiber tersebut perlu pendinginan lambat dari sabun yang meleleh. Apabila pendinginan cepat maka tidak dimungkinkan pembentukan fiber. Sabun yang didinginkan secara cepat kurang opaque dari pada yang didinginkan secara lambat. Untuk mendapatkan bentuk yang transparan sabun harus didinginkan dengan cepat.

Faktor lain yang mempengaruhi transparansi sabun adalah kandungan alkohol, gula, dan glyserin dalam sabun. Ketika sabun akan dibuat jernih dan bening maka hal yang paling essensial adalah kualitas gula, alkohol dan glyserin. Oleh karena itu pemilihan material memperpertimbangkan dengan warna dan kemurniannya. Parfum berperan penting dalam warna sabun seperti adanya tincture, balsam dan infusi yang digunakan agar sabun menjadi wangi, adanya bahan tersebut dapat menjadikan spotting ( bintik hitam ). Apabila sabun sengaja diwarna dipilih pewarna yang tahan alkali. Air distilasi adalah air terbaik untuk sabun transparan glyserin dipilih yang murni, alkohol juga yang terbaik prosentasi tertinggi. Untuk minyak dan lemak digunakan yang asam lemak bebas rendah dan warna yang baik.
 Penambahan glyserin atau gula yang banyak menyebabkan sabun menjadi lengket dan manis, oleh karena itu mengotori pembungkus. Untuk memperoleh transparansi sabun berikut ini adalah metode yang umum digunakan ;
 1. Transparan karena gula.
2. Transparan karena glyserin dan alkohol.
3. Dimana 1 dan 2 digabung dengan menggunakan minyak castor.
4. Transparansi karena asam lemak dalam sabun dan seberapa kali sabun dimill.
Dengan metode pertama, kandungan minyak kelapa sedikitnya adalah 25 persen, lemak yang lain adalah tallow atau lemak apa saja yang dapat menjadikan sabun keras. Sabun dididihkan dan dimasak seperti biasanya lalu dimasukkan dalam pengaduk untuk dicampur dalam larutan yang mengandung 10 – 20 % gula sesuai berat sabun. Gula dilarutkan dalam air dan larutan dipanasi sampai 60 derajat selsius kemudian perlahan – lahan ditambahkan dalam sabun. Manakala air menguap, sabun jenis tersebut menunjukkan bintik – bintik dan menjadi lengket karena gula menembus permukaan larutan.
Sabun transparan dari kategori yang kedua dapat disaponifikasikan sebagaimana biasanya dan dibuat dari sabun mandi dasar. Sabun dimasukkan dalam mixer dan dicampur alkohol 96 % dengan perbandingan satu bagian alkohol dalam dua bagian total asam lemak dalam sabun, bersama glyserin dengan proporsi yang sama.
Metode yang ketiga minyak castor sendiri digunakan untuk membuat sabun atau lebih dari sepertiga lemak dapat ditambah utnuk setiap sabun dasar diatas. Jika minyak castor yang digunakan hanya perlu 2 atau 3 % gula.
Metode yang terkhir kombinasi dari tallow (lemak/kendal) 75 % , minyak kelapa 20% , rosin jernih 5 %. Selanjutnya dengan proses saponifikasi dan perampungan dengan cara pemanasan. Sabun selanjutnya dimasukkan dalam ketel berjaket dan diolah sesuai dengan pemanasan sempurna.
 Kebanyakan sabun transparan dibuat dengan cara semi panas, metodenya lebih sederhana dan mudah. Langkah awalnya adalah memasukkan lemak dan minyak dalam ketel, dipanasi sampai 60 der.celsisus. Sabun scrap yang sudah dibuat dapat dicairkan dalam lemak yang panas jika diinginkan. Ditambahkan larutan soda yang sudah dibuat. Masa diaduk sampai terjadi proses saponifikasi. Setelah itu sabun ditutup dan dibiarkan selama 2 jam atau sampai pada tengahnya ada tonjolan. Kemudian larutan gula dimasukkan dan akhirnya alkohol dan glyserin. Temperatur dari massa dinaikkan sampai 60 derajat Celsisus.
 Untuk diingat, bahwa jangan sampai ada sabun tertinggal dalam dinding mixer untuk menghindari agar sabun tidak kotor. Pelaksanaan pengadukan dilanjutkan ¼ sampai ½ jam lagi dan keringkan sabun ½ jam. Jika masa sudah dalam kondisi yang memadai tambahkan pewarna, parfum dan lain – lainya.
SUMBER DARI : Berbagai media dan hasil penelitian





·

Tidak ada komentar:

Posting Komentar